Bila Gagal Ujian Praktik, Bisa Diulang di Hari yang Sama

by -26 Views

adireland.com – Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dir Regident) Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa peserta yang gagal dalam pelaksanaan ujian praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) C diberi keringanan beberapa kali untuk bisa mencoba kembali di hari yang sama.

Dikutip dari kantor berita Antara, Brigjen Pol Yusri Yunus menyatakan bahwa ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab seorang pemohon atau peserta pengambilan SIM tidak lulus dalam ujian praktik. Salah satu yang paling sering terjadi adalah rasa cemas atau grogi.

Akan tetapi, di lain pihak, tentu saja keringanan yang diberikan bukan berarti mengikuti ujian terus-menerus hingga lulus di lokasi pengujian.

Tes praktik SIM C [Wahana Honda]

“Ya kalau kami berikan sampai peserta lulus, misal baru lulus 10 kali percobaan nantinya yang di belakang akan marah-marah dong, karena antrean akan panjang. Padahal bisa saja ia sedang grogi pada saat ujian,” jelas Brigjen Pol Yusri Yunus.

Baca Juga:
Siapa Pengguna Pelat RF? Penerbitannya Bakal Dihentikan Polri Mulai Oktober 2023

Untuk menghindari hal itu, Kepolisian memberikan kesempatan kepada yang belum lulus uji untuk mencoba di pusat latihan yang sudah disediakan. Yaitu berlokasi di Indonesia Safety Driving Centre (ISDC), Serpong Utara, Tangerang Selatan, dan Satpas Daan Mogot setiap hari Sabtu.

Fasilitas yang disediakan pihak terkait untuk memberikan edukasi dalam pembuatan SIM, sudah sangat tepat seperti dikatakan oleh Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana.

“Menurut saya sudah bagus, selama buat proses belajar. Hanya saya tidak setuju terhadap oknum-oknum yang mempermudah (proses kelulusan),” kata Sony Susmana saat dihubungi pada Rabu (1/2/2023).

Ia menyatakan bahwa memiliki SIM tidak hanya untuk mendapatkan sertifikat dalam bentuk fisik. Pemahaman berkendara yang aman dan nyaman juga harus disadari semua pihak.

Untuk meminimalkan terjadinya pengulangan atau kegagalan dalam pengajuan pembuatan SIM, pihak terkait bisa memberikan beberapa kisi-kisi yang nantinya bisa dipelajari oleh pemohon pembuatan SIM.

Baca Juga:
Alasan Polisi Pelat ‘RF’ Bukan Lagi Nopol Sakti di Jalan, Ganti Kode Rahasia?

“Bagikan handout minimal satu minggu sebelumnya bagi pemohon SIM untuk belajar dahulu dan tes pakai motor sendiri sesuai dengan klasifikasinya,” saran Sony Susmana.



Sumber: www.suara.com

No More Posts Available.

No more pages to load.